ada seorang lelaki dan wanita yang bertemu pada saat dan waktu yang salah…, tetapi mereka berusaha tuk berjalan bersama, sampai mereka tiba di sebuah hutan yang sangat gelap.., si lelaki merasa ketakutan untuk melewati hutan itu, si wanita berusaha untuk meyakinkan lelaki itu, tetapi si lelaki tidak mau mengambil resiko bertemu bahaya di dalam hutan yang gelap, akhirnya si lelaki berputar arah untuk kembali ke desanya semula, si wanita pun tidak bisa memaksa lelaki itu untuk terus maju, akhirnya si wanita itu berjalan sendiri mengikuti takdirnya…
andai lelaki itu sedikit percaya akan cinta si wanita , mungkin mereka sekarang masih berjalan dalam hutan yang gelap itu, mungkin mereka akan mengalami rasa takut yang amat sangat, mungkin mereka akan terjatuh ke sungai, terperosok dan terjerembab sampai badan mereka penuh luka, mungkin sampai suatu hari mereka frustasi dan muak dengan keadaan.., tapi mereka akan tetap survive karena tangan mereka masih bergandengan, ketika si lelaki merasa lemah si wanita akan memberi keyakinan.
kamu tau?? di ujung hutan itu selalu ada desa, selalu ada matahari yang menyinari.., hutan tidak selamanya hutan, tidak selamanya gelap, Tuhan menciptakan hutan agar mereka lebih dewasa dan lebih saling mengerti…
kamu tau?? bila dijalani berdua, hutan itu tak semenakutkan apa yang difikirkan si lelaki itu, asal lelaki itu percaya.., asal dia mau mengulurkan 1 tangannya. hanya 1 tangan, agar si wanita bisa memberi kekuatan, menggenggam agar si lelaki merasa nyaman dan aman, dan begitupun sebaliknya..
tapi…, walaupun si lelaki sekarang berlalu hanya untuk sementara ataupun selamanya, si wanita harus menghargainya.., karena apapun yang terjadi si wanita telah mendapatkan yang terbaik dalam masanya,mungkin tidak dalam hitungan tahun tidak dalam hitungan windu…, tapi saat yang singkat ketika mereka berjalan bersama itu si wanita pernah merasa bahagia…
mungkin sekarang dalam hati si wanita berkata "terima kasih untuk semuanya, terima kasih untuk merasa telah memiliki, telah merasa dicintai.."
tetapi si wanita tidak ingin lagi memutar waktu kembali untuk meyakinkan si lelaki.., karena mungkin pasa saat sekarang si lelaki itu bukan lagi yang terbaik untuk masanya…
bila pun mereka bertemu kembali dalam perjalanan panjang mereka.., biarlah Tuhan yang memainkan takdir mereka
( for sumone, who make me smile althought its just in a short time..)